Telur Mentah dan Jagung Belum Dimasak Lagi-lagi Jadi Menu Makanan Bergizi di SMA Lebak

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 19:10 WIB
Telur Mentah dan Jagung Belum Dimasak Lagi-lagi Jadi Menu Makanan Bergizi di SMA Lebak

Pihak SPPG dari Yayasan Amanah Permas Agung akhirnya angkat bicara. Rasudin, Kepala SPPG, mengakui ada kelalaian. Sekitar 15 kilogram telur mentah ternyata terkirim ke sekolah.

"Sekitar 15 kilogram," katanya.

Dia menegaskan ini bukan kesengajaan. Ceritanya, posisi telur mentah dan matang di dapur berdekatan. Saat proses pengemasan berlangsung cepat, keduanya tercampur. "Ini bukan unsur kesengajaan, melainkan kelalaian dalam proses kerja," jelas Rasudin.

Sebagai langkah perbaikan, dia berjanji akan memperketat pengawasan. Kedisiplinan petugas dapur, terutama soal standar kebersihan dan keamanan pangan, harus ditingkatkan.

"Setiap tahapan harus dicek berulang kali. Kalau semua dijalankan sesuai prosedur, kejadian seperti ini bisa dihindari," pungkasnya.

Namun begitu, janji perbaikan itu tentu harus dibuktikan. Para orang tua dan siswa pasti berharap kejadian telur mentah atau sayur berbelatung ini yang terakhir. Mereka butuh kepastian, bukan sekadar penjelasan.


Halaman:

Komentar