"Korban ditemukan di aliran Sungai Gintung. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke rumah sakit," terang Agus.
Sebelumnya, kabar soal banjir besar ini sudah ramai beredar di media sosial. Video-video yang beredar memperlihatkan pemandangan mengerikan: arus coklat pekat membawa bongkahan batu besar dan potongan kayu gelondongan dari hutan lereng Slamet. Sungai yang biasanya tenang berubah jadi monster yang menyapu segalanya.
Di sisi lain, tim BPBD Pemalang masih siaga. Mereka terus memantau lokasi-lokasi yang terdampak dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Tujuannya jelas: mengantisipasi jika banjir susulan datang tiba-tiba.
Identitas korban hingga berita ini diturunkan masih menjadi misteri. Pencarian dan pendataan oleh pihak berwenang masih terus dilakukan.
Artikel Terkait
Polri Imbau Warga Laporkan Permintaan Sumbangan yang Dipaksakan Jelang Lebaran
BRIN dan Kemenbud Sepakat Dorong Riset Peradaban 1,8 Juta Tahun dan Digitalisasi Bahasa
Pemerintah Luncurkan I-Bio Fund untuk Pendanaan Keanekaragaman Hayati
Polisi Ungkap Linggis sebagai Alat Pembunuhan Pensiunan JICT di Bekasi