Eropa Bersiap dengan Senjata Perdagangan Usai Ancaman Tarif Trump Mereda

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 09:15 WIB
Eropa Bersiap dengan Senjata Perdagangan Usai Ancaman Tarif Trump Mereda

Misteri di Balik Perubahan Hati Trump

Lantas, apa yang membuat Trump berubah pikiran? Pertanyaan ini mengemuka karena tak ada pertemuan langsung antara dia dengan pimpinan UE di Davos Trump terlambat karena masalah pesawat.

Banyak yang menduga tekanan domestik di AS berperan. Pemilu paruh waktu semakin dekat, dan ancaman tarif sempat menggoyang pasar saham. Faktor-faktor itu mungkin mempengaruhi.

"Semua elemen itu … mungkin juga berperan," akui von der Leyen. "Tapi tanpa ketegasan, respons yang tidak menimbulkan eskalasi, dan kesatuan UE, hal itu tidak akan berhasil."

Para pengamat melihat ada pergeseran sikap. Georgina Wright dari German Marshall Fund menyebutkan, meski para pemimpin UE masih terpecah soal cara terbaik menghadapi Trump, mereka kini sepakat harus siap untuk segala kemungkinan.

"UE memiliki banyak cara untuk menunjukkan kekuatan," katanya.

Greenland: Gimmick atau Ambisi Serius?

Detail "kerangka" kesepakatan Trump-Rutte masih gelap. Namun, garis besarnya diduga adalah renegosiasi perjanjian 1951 antara AS dan Denmark, yang mempermudah penempatan pasukan AS di Greenland. Bahkan, The New York Times melaporkan kemungkinan adanya alih wilayah saat pangkalan dibangun padahal perjanjian lama sudah memberi hak penempatan pasukan tanpa batas.

Seorang diplomat UE yang enggan disebut namanya berbisik skeptis.

"Trump mungkin hanya membuat perjanjian itu agar tidak terlihat buruk ketika dia membatalkan ancamannya," ujarnya pada DW di sela-sela pertemuan.

Apapun penyebabnya, Trump tampak puas saat meninggalkan Eropa. Dalam perjalanan pulang dengan Air Force One, dia menyampaikan optimisme yang tiba-tiba.

"Kita semua akan bekerja sama," katanya kepada wartawan. "Kita akan melakukannya … sebagian dalam kerja sama dengan NATO, yang memang seharusnya begitu."

Krisis mungkin tertunda. Tapi ketegangan itu, rupanya, belum benar-benar hilang.


Halaman:

Komentar