Bisa Tiga Kali Terbang Sehari
Rencana awalnya, operasi ini berakhir 23 Januari. Tapi diperpanjang lagi, sebagai bentuk antisipasi agar banjir enggak terulang. Pramono bahkan memberi instruksi khusus: OMC boleh dilakukan sampai tiga kali dalam sehari jika situasinya mendesak.
"Kalau perlu sampai tiga kali. Jadi sampai dengan tanggal 27 (Januari), modifikasi cuaca boleh dilakukan satu hari sampai dengan tiga kali," tegasnya.
Di sisi lain, modifikasi cuaca bukan satu-satunya senjata. Ada langkah lain yang diambil Pemprov untuk menghadapi cuaca ekstrem ini. Pramono mengizinkan sistem kerja dan belajar dari rumah WFH dan SFH untuk diperpanjang hingga 28 Januari 2026.
Alasannya sederhana tapi penting: mengantisipasi hujan deras, banjir, dan kemacetan parah yang biasanya menyertainya. "Kami lakukan ini untuk mengantisipasi curah hujan tinggi, banjir, dan juga kemacetan lalu lintas," ungkap Gubernur.
Artikel Terkait
Longboat Terbalik di Halmahera Selatan, Satu Tewas dan Satu Masih Hilang
Tebing Ambrol di Bogor, Rumah Tertimpa dan Mobil Tertimbun
Air Surut di Sejumlah Titik, Jakarta Barat Masih Berjuang Hadapi Genangan
Pemotor Ngamuk Tusuk Warga Usai Ditegur Merokok di Jalan