Dia bilang, genangan kali ini sebenarnya tidak terlalu tinggi. Ajakan bermain air itu lebih karena permintaan si anak sendiri.
"Anak saya pengin ngobak, jadi saya ajak ke sini. Tapi kalau hujan terus, memang biangnya sih. Ini kalau kata kita emang udah langganan ya," tambah Lela.
Rupanya si kecil yang memulai. "Iya katanya 'Mama, ayo ke Taman Duta, itu kan banjir mah. Dede mau ngobak', ikut-ikutan, jadi daripada dia ngerengik-ngerengik. Ngajakin aja, udah dah. Kayak gini, jadi emang demen tuh, terhibur dia begini tuh," tuturnya sambil memperhatikan anaknya yang asyik menciprat-cipratkan air.
Jadi, di satu sisi ruas jalan macet dan pengendara frustasi. Di sisi lain, ada saja yang memanfaatkan situasi untuk sekadar mencari hiburan sederhana di tengah rutinitas kota yang kerap tergenang.
Artikel Terkait
Praja IPDN Bantu Bersihkan 19 Gedung Pemerintah di Aceh Tamiang Pascabencana
Manajer Sawit di Pandeglang Diduga Kunci Korban di Ruangan untuk Pelecehan
LPDP 2026 Buka Pendaftaran, Fokus pada Dampak dan Industri Strategis
Banjir Keempat di Pamarayan, Rakit Darurat Jadi Penyelamat Warga