Spanyol memutuskan untuk tidak ikut serta dalam Dewan Perdamaian yang baru saja diluncurkan Donald Trump. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Pedro Sanchez, Jumat lalu. Alasan Madrid cukup jelas: mereka tetap berpegang teguh pada sistem multilateral PBB yang sudah ada.
“Kami mengapresiasi undangan tersebut, tetapi kami menolak,” ujar Sanchez kepada para wartawan.
Pernyataan itu ia sampaikan usai menghadiri KTT Uni Eropa di Brussels, Belgia, pada Kamis malam. Menurutnya, keputusan ini konsisten dengan prinsip yang dianut Spanyol selama ini.
Di sisi lain, pemerintah Spanyol juga menyoroti satu hal yang mengganjal: tidak hadirnya Otoritas Palestina dalam dewan yang digagas Trump itu. Padahal, dewan ini disebut-sebut bertujuan menangani berbagai konflik global. Bagi Madrid, absennya satu pihak penting seperti itu patut dipertanyakan.
Artikel Terkait
Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026, Banjir Jakarta Tetap Mengancam
Bareskrim Periksa 18 Pejabat DSI dalam Kasus Dugaan Penipuan Investasi
Jakarta Tenggelam: 121 RT dan 16 Ruas Jalan Masih Terendam Banjir
Tiga Warga Terluka Akibat Pohon Tumbang Diterjang Hujan Deras di Senen