Namun begitu, membangun kembali jembatan darurat bukan perkara mudah. Situasi di lapangan masih belum mendukung.
"Untuk sementara, kami belum membangun jembatan darurat mengingat situasi cuaca yang masih ekstrem dan debit air sungai yang masih tinggi," ucap Jhony lagi. Kekhawatiran akan keselamatan dan potensi kerusakan berulang menjadi pertimbangan utama.
Di sisi lain, upaya penanganan sudah mulai bergulir. BPBD Serang tak tinggal diam. Mereka telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Bahkan, lokasi kerusakan sudah ditinjau langsung oleh tim gabungan.
"Laporan sudah kami teruskan ke BNPB pusat. Kemarin juga sudah ditinjau langsung oleh tim dari Dinas PUPR Kabupaten Serang dan Provinsi Banten serta pihak BBWS C3," imbuhnya.
Nah, sekarang tinggal menunggu langkah konkret berikutnya. Sementara itu, warga di kedua kampung itu harus bersabar, beradaptasi dengan rute panjang yang tak lagi familiar.
Artikel Terkait
Ribuan Warga Sukamekar Mengungsi, Banjir Dua Meter Belum Surut
BPBD DKI Waspadai Potensi Longsor di 20 Kecamatan Awal 2026
Spanyol Tolak Undangan Trump untuk Bergabung dengan Dewan Perdamaian Baru
Hujan Deras Rendam 140 RT dan 16 Ruas Jalan di Ibu Kota