Suasana di GOR Bukit Tunjuk, Lahat, Kamis lalu, cukup berbeda. Kerumunan orang dari berbagai elemen masyarakat berkumpul, bukan untuk menyaksikan pertandingan olahraga, melainkan untuk sebuah deklarasi bersama: Indonesia Bersih Narkoba atau Bersinar. Di tengah acara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, tampak hadir menegaskan komitmennya.
Acara bertajuk "Akselerasi Asta Cita Presiden RI Menuju Kabupaten Bersinar" ini memang sengaja digelar di Sumatera Selatan. Ia menjadi simbol komitmen nyata untuk memerangi peredaran gelap narkoba yang kian mengkhawatirkan.
Tak hanya sekadar menghadiri deklarasi, Yandri bersama Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto juga menyempatkan diri mengunjungi kantor BNN setempat. Turut hadir dalam kesempatan itu sejumlah nama penting. Mulai dari Anggota DPR Sri Meliyana, Wakil Gubernur Cik Ujang, hingga Bupati Lahat Bursah Zarnubi. Mereka semua hadir, menunjukkan bahwa persoalan ini butuh perhatian serius dari banyak pihak.
Dalam pidatonya, Yandri menyoroti hal yang cukup mencengangkan. Ancaman narkoba ternyata sudah merambah jauh.
Karena itulah, menurutnya, program Desa Bersinar yang berkolaborasi dengan BNN menjadi sangat krusial. Ia mengajak semua kalangan bersatu. Caranya? Dengan menggiatkan kegiatan-kegiatan positif di desa.
Artikel Terkait
AS Peringatkan Warga Sipil, Iran Serang Kapal Dagang di Selat Hormuz yang Ditutup Total
Polri dan Jurnalis Bagikan 100 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Jakarta Barat
Iran Balas Serangan AS, Kapal Kargo Diserang di Selat Hormuz
F-PKB MPR Gelar Peringatan Nuzulul Quran dan Santunan Anak Yatim