Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kepala desa dan beberapa warga lain akhirnya memboyongnya ke rumah kepala dusun terdekat. Saat digiring, sorakan dan hardikan warga terus menyertainya.
Di tengah keributan itu, dia mengaku hanya mengambil uang sebesar tiga puluh ribu rupiah.
“Rp 30 ribunya Pak,” katanya, dengan suara memelas.
Peristiwa ini terjadi di Dusun I, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua. Sungguh ironis, di tengah kesedihan mendalam akibat musibah yang menewaskan empat orang, masih ada yang tega memanfaatkan situasi untuk mencuri. Aksi wanita itu, meski nilai uangnya tidak besar, telah menorehkan luka tambahan di hati warga yang sedang berduka.
Artikel Terkait
Ibu Kota Tergenang: 80 RT dan 23 Ruas Jalan Terendam Banjir
Rusdi Mappasessu Lepas Jabatan, Mundur dari DPR dan NasDem
Genangan Air Halangi Akses ke Stasiun Halim, Penumpang Whoosh Diimbau Cari Jalur Lain
Hujan Deras di Matraman Robohkan Tiga Rumah, Warga Ajukan Bantuan Bedah Rumah