Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kepala desa dan beberapa warga lain akhirnya memboyongnya ke rumah kepala dusun terdekat. Saat digiring, sorakan dan hardikan warga terus menyertainya.
Di tengah keributan itu, dia mengaku hanya mengambil uang sebesar tiga puluh ribu rupiah.
“Rp 30 ribunya Pak,” katanya, dengan suara memelas.
Peristiwa ini terjadi di Dusun I, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua. Sungguh ironis, di tengah kesedihan mendalam akibat musibah yang menewaskan empat orang, masih ada yang tega memanfaatkan situasi untuk mencuri. Aksi wanita itu, meski nilai uangnya tidak besar, telah menorehkan luka tambahan di hati warga yang sedang berduka.
Artikel Terkait
Menteri Kehutanan Dipanggil Presiden Bahas Satgas Pendanaan Taman Nasional
Wali Kota Lepas 238 Pemudik Palembang dalam Program Mudik BUMN
Mendikbud Canangkan Kombinasi Digital dan Menulis Tangan untuk Cegah Ketergantungan Siswa pada AI
Tokopedia Fasilitasi Pembayaran Zakat Fitrah Secara Digital via BAZNAS