Secara umum, Teguh melihat banyak warga sudah pindah. Ada yang ke rumah susun, ada pula yang memilih kontrakan. Bagi yang masih bertahan, alasan mereka cukup praktis: mengepak barang-barang besar butuh waktu.
"Mereka yang masih di sana umumnya sedang mengepak barang berukuran besar. Kami juga lihat ada yang membongkar bangunan sendiri, mungkin untuk mengambil material yang masih bisa dijual," katanya.
Di sisi lain, Teguh memastikan bahwa proses penertiban yang dilakukan sehari sebelumnya berjalan lancar. Aman dan kondusif.
"Koordinasi dengan instansi terkait juga kami lakukan terus. Ini penting untuk menjaga ketertiban umum di Jatinegara," tegasnya.
Operasi itu sendiri tak hanya melibatkan Satpol PP. Unsur lain seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, petugas PPSU, hingga FKDM turut serta. Mereka bergerak bersama untuk menangani persoalan rumit di antara kompleks makam itu.
Artikel Terkait
Hujan Deras Pagi Ini, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
Hari Keenam Pencarian di Bulusaraung: Fokus Beralih ke Evakuasi Korban
Trump Klaim Putin Setuju, Moskow Malah Minta Waktu Pelajari Dewan Perdamaian
Menteri Agus Geram, Tahanan Korupsi Pakai HP Langsung Dikirim ke Nusakambangan