Secara umum, Teguh melihat banyak warga sudah pindah. Ada yang ke rumah susun, ada pula yang memilih kontrakan. Bagi yang masih bertahan, alasan mereka cukup praktis: mengepak barang-barang besar butuh waktu.
"Mereka yang masih di sana umumnya sedang mengepak barang berukuran besar. Kami juga lihat ada yang membongkar bangunan sendiri, mungkin untuk mengambil material yang masih bisa dijual," katanya.
Di sisi lain, Teguh memastikan bahwa proses penertiban yang dilakukan sehari sebelumnya berjalan lancar. Aman dan kondusif.
"Koordinasi dengan instansi terkait juga kami lakukan terus. Ini penting untuk menjaga ketertiban umum di Jatinegara," tegasnya.
Operasi itu sendiri tak hanya melibatkan Satpol PP. Unsur lain seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, petugas PPSU, hingga FKDM turut serta. Mereka bergerak bersama untuk menangani persoalan rumit di antara kompleks makam itu.
Artikel Terkait
Trump Klaim Iran di Ambang Kekalahan, Perintahkan Intensifikasi Serangan
Jadwal Salat 22 Ramadan 1447 H untuk Medan, Kamis 12 Maret 2026
KPK Periksa Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Pemerintah Targetkan Pembangunan PLTS Raksasa 100 Gigawatt untuk Kurangi Ketergantungan Diesel