Video Permintaan Maaf di Sidang: Pengacara Marcella Santoso Klaim Dipaksa Mengaku

- Rabu, 21 Januari 2026 | 15:25 WIB
Video Permintaan Maaf di Sidang: Pengacara Marcella Santoso Klaim Dipaksa Mengaku

"Yang saya sampaikan kepada Bapak, penyidikan tanggal 3 Juni itu nggak selesai-selesai penyidikan saya. Saya diminta untuk mengakui bahwa 'Indonesia Gelap' dan RUU TNI itu saya yang buat. Saya sudah sampaikan kepada penyidik, itu bukan saya yang buat, Pak. Bukan pesanan saya," ujarnya tegas.

Marcella lalu mencoba menjelaskan polanya. Dia bilang, selama ini punya kebiasaan membuat poin-poin khusus untuk setiap berita yang akan dirilis terkait kasus yang ditanganinya. Nah, untuk dua isu besar tadi 'Indonesia Gelap' dan RUU TNI poin-poin itu tak pernah ada. Dia juga membantah keras soal pembiayaan demonstrasi.

"Kan bisa Bapak trace dari atas, ada polanya dari chat saya. Setiap kali saya minta membuat berita, itu selalu saya sampaikan poin, ada polanya. Di 'Indonesia Gelap' dan 'Undang-Undang TNI' itu saya tidak membuat poin. Makanya saya sampaikan di video itu 'bagaimana pun ceritanya', karena tidak ketemu antara jawaban saya yang mana seharusnya langsung diketik dengan keinginannya penyidik," paparnya panjang lebar.

Jelas sekali ada ketidaknyamanan dalam proses itu. Narasinya seolah dipaksakan, sementara Marcella berusaha bertahan pada versinya. Sidang pun berlanjut dengan dinamika yang cukup menegangkan.


Halaman:

Komentar