Bakti di Tengah Reruntuhan: Brimob Banten Bersihkan Sekolah dan Salurkan Bantuan di Aceh Utara
Pasca banjir yang menyapu Aceh Utara, suasana di sejumlah sekolah masih memprihatinkan. Reruntuhan dan lumpur menutupi ruang belajar. Menanggapi kondisi itu, personel Satbrimob Polda Banten yang sedang bertugas di Aceh turun tangan. Mereka tak hanya membersihkan, tapi juga menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an dan mukena untuk mendukung kegiatan keagamaan.
Dipimpin Kompol Zhia Ul Archam, para personel ini selama beberapa hari terakhir fokus pada pemulihan fasilitas pendidikan. Salah satunya di Dayah Babussalam Baktiya. Di sana, mereka kerja bakti membersihkan sampah dan material sisa bencana yang berserakan. Tujuannya jelas: memulihkan lingkungan sekolah secepat mungkin.
“Kami membersihkan sisa material guna menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan layak bagi para siswa agar mereka dapat segera kembali belajar dengan nyaman,” ujar Kompol Zhia.
Pernyataan itu disampaikannya dalam keterangan resmi Polda Banten, Selasa (20/1/2026) lalu.
Di sisi lain, aksi sosial juga berjalan. Bantuan alat ibadah disalurkan ke Yayasan Pendidikan Islam Dayah Darul Aman Langkahan. Dansatgas Kombes Budi Hidayat bersama Kompol Zhia menyerahkan langsung 150 mushaf Al-Qur’an dan 100 mukena. Ustadz Teuku Hamidi, pimpinan yayasan, yang menerimanya.
“Bantuan ini kami serahkan dengan harapan dapat mendukung proses pembelajaran keagamaan,” jelas Kombes Budi.
Ia menambahkan, bantuan ini juga untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir dalam memenuhi kebutuhan peralatan ibadah mereka.
Menurut atasan mereka, kehadiran Brimob Banten di Aceh ini bukan sekadar tugas biasa. Dansat Brimob Polda Banten, Kombes Edi Suranta Sinulingga, menegaskan bahwa ini adalah wujud nyata bakti mereka. Kehadiran Polri, katanya, sangat krusial untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
“Penugasan ini adalah misi kemanusiaan. Kami ingin memastikan kehadiran Brimob benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegas Edi.
Ia pun berpesan kepada seluruh personelnya. “Jaga kesehatan, tetap humanis, dan laksanakan tugas dengan ikhlas.” Pesan sederhana yang mencerminkan esensi tugas mereka di tanah rencong: membantu sesama.
Artikel Terkait
Jadwal Salat DKI Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Dankor Brimob Tegaskan Kekuatan Fisik Hanya Opsi Terakhir dalam Penanganan Aksi Massa
Empat WN China Dideportasi dari Gorontalo Bawa Sampel Tanah Tambang
Cemburu Picu Pembunuhan di Bandung, Pelaku Ditangkap Usai Kabur ke Indramayu