KKP Gelar Kompetisi Hybrid Fish for Fit untuk Promosikan Ikan sebagai Sumber Protein Utama

- Minggu, 19 April 2026 | 11:20 WIB
KKP Gelar Kompetisi Hybrid Fish for Fit untuk Promosikan Ikan sebagai Sumber Protein Utama

Gaya hidup sehat kini digaungkan Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan cara yang cukup menarik. Lewat kampanye bertajuk 'Fish for Fit', mereka ingin menjadikan ikan sebagai menu andalan untuk memenuhi nutrisi. Baru-baru ini, aksi perdana kampanye ini digelar di Jakarta, berkolaborasi dengan tim Body Fit. Acaranya? Sebuah hybrid competition yang diikuti tiga puluh pasang peserta dari kalangan fitness enthusiast.

Kompetisi hybrid sendiri menggabungkan unsur kekuatan, daya tahan, dan strategi. Model seperti ini sedang naik daun, mengikuti tren olahraga performa semacam HYROX yang digandrungi anak muda kota. Di ajang itu, puluhan pasang peserta benar-benar menunjukkan kekompakan dan fisik mereka.

Menurut Staf Khusus Menteri KKP, Doni Ismanto Darwin, ada pergeseran gaya hidup yang cukup kentara belakangan ini. Banyak anak muda yang sekarang lebih memilih lari pagi, nongkrong di gym, atau ikut kelas olahraga ketimbang hal lain.

“Tapi olahraga saja tidak cukup,” ujar Doni dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/4/2026).

“Asupan nutrisi itu fondasinya. Tubuh yang aktif butuh karbohidrat untuk energi, lemak sebagai cadangan, dan protein untuk membangun dan memulihkan otot.”

Tanpa nutrisi yang tepat, hasil dari aktivitas fisik pun tidak akan maksimal. Doni menekankan, dalam setiap 100 gram sajian, banyak jenis ikan yang mengandung sekitar 20 gram protein. Angka itu menjadikan ikan sebagai pilihan yang ideal untuk memenuhi kebutuhan harian.

Sayangnya, ketika orang ngobrol tentang protein, yang kerap disebut cuma daging merah, ayam, atau suplemen instan. Padahal, Indonesia punya sumber protein alami yang melimpah dan berkualitas tinggi: ikan.

“Ikan itu proteinnya mudah diserap tubuh, lemak jenuhnya lebih rendah ketimbang daging merah,” jelas Doni.

Belum lagi kandungan omega-3-nya yang punya peran penting untuk kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan mendukung fungsi otak. Nutrisi-nutrisi ini sangat dibutuhkan orang yang aktif berolahraga untuk pemulihan otot dan menjaga performa.

Keunggulan lain ikan terletak pada cara mengolahnya yang fleksibel. Bisa dipanggang, dikukus, atau ditumis sebentar dengan sedikit minyak. Grilled tuna, pepes ikan, atau sup ikan bening adalah contoh sederhana bagaimana ikan bisa masuk ke menu sehari-hari tanpa ribet dan tetap lezat.

Kini masyarakat memang sudah mulai sadar. Makan bukan cuma untuk kenyang, tapi juga mempertimbangkan nilai gizinya. Dalam lanskap baru ini, ikan punya semua syarat: bergizi tinggi, mudah diolah, harganya terjangkau, dan berkelanjutan.

“'Fish for Fit' ini bukan cuma pesan. Ini aksi nyata. Kalau olahraga sudah jadi gaya hidup, maka ikan harus jadi standar baru sumber protein kita,” tegas Doni.

“Ini fondasi untuk generasi Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing. Ayo makan ikan!”

Di area kompetisi, beragam produk perikanan tinggi protein juga dipamerkan. Mulai dari olahan tilapia, hingga fillet tuna, kakap, dan kerapu. Pengunjung bisa dapat info lengkap soal metode olah dan kandungan nutrisinya. Bahkan bisa langsung mencicipi tilapia crispy yang disediakan.

Antusiasme peserta terlihat tinggi. Menurut Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP KKP, Erwin Dwiyana, ini membuktikan kolaborasi antara olahraga dan edukasi gizi berbasis ikan punya daya tarik sendiri.

“Tujuannya meningkatkan kesadaran, khususnya di kalangan pecinta olahraga, tentang pentingnya protein ikan untuk pertumbuhan dan pemulihan otot,” ungkap Erwin.

“Di sisi lain, ini juga jadi sarana promosi yang efektif untuk menjangkau segmen pasar premium.”

Data menunjukkan konsumsi ikan masyarakat Indonesia sudah mencapai lebih dari 26 kilogram per kapita per tahun pada 2025. Angka ini memang menunjukkan tren positif, tapi masih bisa ditingkatkan lagi untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Salah satu peserta, Fina Phillipe, mengaku sangat antusias mengikuti kompetisi ini.

“Acaranya seru banget, partisipannya pun serius dan kompetitif sekali. Ini tuh pas banget untuk saya menuju kompetisi selanjutnya,” ujar Fina.

Dia juga dapat banyak edukasi soal produk perikanan. Selama ini Fina memang penggemar berat ikan tuna untuk memenuhi kebutuhan proteinnya.

“Untuk kebutuhan protein aku selalu mengonsumsi ikan tuna. Tadi juga ada edukasi ikan tilapia, yang ternyata proteinnya juga tinggi banget,” katanya.

“Ini keren banget sih.”

Rangkaian hybrid race competition 'Fish for Fit' ini turut didukung sejumlah sponsor, di antaranya Regal Springs Indonesia, PT Intimas Surya, PT Harta Samudera, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar