Bupati Pati, Sudewo, resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka. Kasusnya? Pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa. Tapi, jangan kira kasusnya cuma berhenti di level desa. Menurut penegak hukum, penyelidikan justru akan merambah ke dugaan praktik serupa untuk posisi yang lebih tinggi.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengisyaratkan hal itu dalam jumpa pers di gedung KPK, Selasa (20/1/2026).
"Tentu kita akan mendalami. Coba lihat, untuk jabatan yang kecil-kecil saja, perangkat desa, sudah diambil. Apalagi yang di atas? Bisa jadi lebih besar," ujar Asep.
Dia melanjutkan dengan nada prihatin, "Perangkat desa kan penghasilannya tidak besar. Mereka sudah susah, malah dibuat tambah susah dengan dimintai uang."
Logikanya sederhana menurut penyidik. Jika untuk level desa dengan nominal relatif kecil Sudewo berani memeras, maka kemungkinan untuk jabatan yang lebih "bergengsi" jauh lebih terbuka. Meski begitu, Asep menegaskan bahwa semua masih dugaan. "Asumsi itu yang akan kita kejar, kita dalami. Belum tentu juga benar, tapi kita punya alasan untuk curiga," jelasnya.
Artikel Terkait
Intelijen AS: Rusia Diduga Bocorkan Informasi Rahasia ke Iran untuk Targetkan Aset Militer AS
Balinale Perkuat Peran Jembatan Sineas Indonesia di Festival Film Dunia
Trump Tolak Bantuan Kapal Induk Inggris di Konflik dengan Iran
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan, Hujan Guyur Jakarta hingga Surabaya