Kesal Dijebak Istri, Suami di Bogor Tega Gorok Leher Pasangan Hidupnya

- Selasa, 20 Januari 2026 | 12:00 WIB
Kesal Dijebak Istri, Suami di Bogor Tega Gorok Leher Pasangan Hidupnya

Suasana di Sukaraja, Bogor, masih mencekam. Seorang wanita, EN (51), tewas dengan cara mengerikan. Pelakunya bukan orang lain, melainkan suaminya sendiri, NA (46). Motifnya? Rasa kesal yang berubah jadi amuk membabi buta.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, NA mengaku kesal berat pada istrinya. Ia merasa dijebak. "Pelaku merasa kesal kepada korban karena merasa dijebak diberitahukan keberadaannya kepada orang yang sedang mencari dia," jelas Anggi, Selasa (20/1/2026).

Ceritanya, EN membujuk suaminya untuk datang ke rumah anak mereka. NA pun datang. Tapi alih-alih pertemuan keluarga, yang menunggunya justru orang yang selama ini ingin menemuinya entah untuk urusan apa. Pertemuan itu jelas bukan hal yang diharapkan NA.

"Dengan cara dibujuk untuk datang menemui korban di rumah anaknya. Ternyata sesampainya di sana sudah hadir orang sedang mencari pelaku," ungkap Anggi lagi. Kejadian itu rupanya menjadi pemicu ledakan emosi yang berakhir tragis.

Namun begitu, detik-detik sebelum pembunuhan itu justru lebih dahsyat kesaksiannya. Nurlela (31), tetangga korban, masih tampak terguncang saat menceritakan apa yang ia dengar dan lihat Senin (19/1) lalu.

Awalnya cuma suara gaduh. Lalu teriakan minta tolong yang memecah kesunyian. Saat Nurlela keluar, ia melihat cucu korban menggoyang-goyangkan pagar rumah dengan panik.

"Awalnya sih cuma kedengeran minta tolong aja. Awalnya gebrak-gebrak gerbang kan, terus saya keluar nanya ada apa? Minta tolong, dia bilang awalnya ibunya digorok, terus langsung balik lagi. Pas kita lihat bukan ibunya, tapi neneknya itu," kata Nurlela, suaranya masih bergetar.

Ia kemudian menyaksikan pemandangan yang takkan mudah dilupakan. Korban, EN, sempat keluar rumah. Tangannya menekan kuat lehernya yang terluka, sebelum akhirnya masuk kembali. Situasi langsung kacau.

"Si korbannya juga sempat keluar, sambil pegangin lehernya tapi langsung masuk lagi. Keluarganya juga keluar minta tolong, ada anak kecil dia cucunya korban juga keluar teriak minta tolong jerit-jerit dia minta tolong, mantunya korban juga keluar minta tolong," imbuhnya, menggambarkan kepanikan yang melanda tempat itu.

Kini, NA telah diamankan. Kisah rumah tangga yang berakhir di ujung pisau ini meninggalkan duka dan tanda tanya besar. Bagaimana sebuah rasa kesal bisa berubah menjadi tindakan sekeji itu, hanya pelaku yang tahu. Yang jelas, sebuah keluarga telah hancur.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar