“Makanya tadi saya bisik-bisik kepada Pak Dirjen untuk disampaikan ke Pak Menteri. Supaya ini bisa segera kita atasi,” ucapnya.
Di sisi lain, Pramono juga menyoroti kondisi transportasi umum saat ini. Meski konektivitas TransJakarta di dalam Jakarta sudah mencapai 92 persen, sayangnya angka penggunaannya masih terbilang rendah, hanya sekitar 23-25 persen.
“Saya ingin meningkatkan ini,” tegasnya.
“Agar masyarakat betul-betul menggunakan angkutan umum secara terus-menerus, bukan cuma park and ride lalu balik lagi ke mobil pribadi.”
Targetnya jelas: mendongkrak pemanfaatan transportasi umum secara berkelanjutan. Menurut Pramono, jika angka penggunaannya bisa menembus 30 persen saja, dampaknya terhadap kemacetan ibukota akan terasa signifikan.
“Kalau masyarakat sudah konsisten pakai angkutan umum, kemacetan di Jakarta pasti berkurang,” pungkasnya.
Artikel Terkait
PLN dan Kemendag Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Kantor Pusat
Iran Luncurkan Serangan Rudal dan Drone ke Israel, IDF Aktifkan Pertahanan Udara
Israel Pertimbangkan Invasi Darat ke Lebanon, Respons Ancaman Hizbullah yang Meningkat
Dokter Richard Lee Ditahan Polisi Usai Mangkir dari Pemeriksaan