Museum Rumah Lahir Bung Karno Surabaya: Jejak Sejarah Sang Proklamator
Kota Surabaya menyimpan banyak peninggalan bersejarah Indonesia, salah satunya adalah Museum Rumah Lahir Bung Karno. Tempat ini merupakan rumah kelahiran Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang kini menjadi destinasi wisata sejarah populer di Jawa Timur.
Lokasi dan Akses Museum
Museum Rumah Lahir Bung Karno terletak di kawasan Pandean IV, Surabaya, tepatnya di tengah perkampungan padat penduduk. Meski berada di lokasi yang cukup padat, museum ini mudah dijangkau dan menjadi salah satu tempat bersejarah terpenting di Surabaya.
Waktu Kunjungan Terbaik
Bulan Agustus dan November merupakan periode tersibuk untuk kunjungan ke museum ini. Pada bulan-bulan tersebut, museum bisa dikunjungi hingga 600 pengunjung per hari, terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Di luar bulan tersebut, rata-rata pengunjung sekitar 10 orang per hari.
Fasilitas dan Koleksi Museum
Museum ini menawarkan berbagai fasilitas menarik bagi pengunjung:
- Ruang Soekeni - menampilkan perjalanan hidup Soekarno dan keluarganya
- Ruang Koesno - memutar video dokumenter tentang perjalanan Soekarno
- Ruang Srimben - menampilkan kursi ikonik dengan teknologi augmented reality
- Pemutaran film dokumenter tentang Presiden Soekarno
- Koleksi barang-barang masa kecil Soekarno
Jam Operasional dan Tiket
Museum buka setiap hari Selasa hingga Minggu, pukul 08.00-15.00 WIB. Yang menarik, tiket masuk ke museum ini gratis, sehingga sangat terjangkau untuk semua kalangan.
Nilai Edukasi dan Sejarah
Museum ini tidak hanya menjadi saksi bisu masa kecil Soekarno, tetapi juga berfungsi sebagai pusat edukasi yang mengenalkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda. Pengunjung dapat mempelajari kehidupan Soekarno sebelum menjadi tokoh besar dalam sejarah Indonesia.
Dengan fasilitas yang lengkap dan tiket masuk gratis, Museum Rumah Lahir Bung Karno menjadi destinasi wajib bagi para pecinta sejarah yang berkunjung ke Surabaya.
Artikel Terkait
KKB Tembak Pesawat di Papua Selatan, Dua Pilot Tewas
Hari Pers Nasional 2026: Tantangan Media di Era Dominasi Algoritma dan Viralitas
Budayawan Sobary Bela Roy Suryo Cs di Polda: Mereka Jalankan Peran Intelektual
Sekretaris DPD II Golkar Soppeng Yahya Daud Meninggal Dunia