“Telah ditemukan satu korban,” ujarnya di hadapan wartawan di Makassar.
Syafii menjelaskan, korban kedua ini ditemukan sekitar pukul dua sore waktu setempat. Dari laporan tim di lapangan, korban tersebut berjenis kelamin perempuan. Sayangnya, identitasnya masih gelap. “Nanti mungkin persisnya dari DVI,” tambah Syafii, merujuk pada tim Identifikasi Korban Bencana.
Dia memaparkan, lokasi penemuan sangat sulit dijangkau. Korban ditemukan di area tebing yang curam sekali, sekitar 500 meter di bawah puncak Gunung Bulusaraung. Medannya benar-benar menantang.
Dengan temuan ini, sudah dua korban yang berhasil dievakuasi. Proses pencarian untuk delapan orang lainnya masih terus digenjot. Cuaca dan medan ekstrem menjadi tantangan terberat bagi para petugas di lapangan.
Artikel Terkait
Kasus Wali Kota Madiun Naik Panggung, KPK Tetapkan Status Tersangka
Keluarga Siswa Laporkan Guru ke Polda Jambi Usai Upaya Damai Mentok
Rerie Soroti Data Miris: Orang Tua Jadi Pelaku Dominan Pelanggaran Hak Anak
Ponsel Kopilot Ditemukan, Suara Minta Tolong Tak Terdengar di Lereng Bulusarung