Prancis tampaknya akan menolak ajakan bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Donald Trump. Kabar ini datang dari orang-orang dalam yang dekat dengan lingkaran Presiden Emmanuel Macron.
Menurut mereka, rancangan piagam dewan itu bermasalah. Memang, awalnya dewan ini dimaksudkan untuk mengawasi rekonstruksi Gaza yang hancur lebur. Tapi, rupanya cakupannya tidak berhenti di situ. Piagamnya dirasa terlalu luas, melampaui sekadar urusan Gaza.
"Piagamnya melampaui kerangka kerja Gaza semata," ujar sumber dekat Macron, seperti dikutip AFP pada Senin (19/1/2026).
"Hal ini menimbulkan pertanyaan besar, khususnya mengenai penghormatan terhadap prinsip dan struktur Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang dalam keadaan apa pun tidak dapat dipertanyakan," tambahnya.
Artikel Terkait
Bupati Pati Diamankan ke Semarang Usai Diperiksa KPK di Kudus
Misa Minggu Berubah Horor: 163 Jemaat Diculik Paksa di Kaduna
Tragedi di Jalan Vanderbijlpark: 13 Pelajar Tewas dalam Tabrakan Minibus Sekolah
Korban Baru Lapor Polisi, Rp 1 Miliar Raib Diduga Tipu Trading Timothy Ronald