Prancis tampaknya akan menolak ajakan bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Donald Trump. Kabar ini datang dari orang-orang dalam yang dekat dengan lingkaran Presiden Emmanuel Macron.
Menurut mereka, rancangan piagam dewan itu bermasalah. Memang, awalnya dewan ini dimaksudkan untuk mengawasi rekonstruksi Gaza yang hancur lebur. Tapi, rupanya cakupannya tidak berhenti di situ. Piagamnya dirasa terlalu luas, melampaui sekadar urusan Gaza.
"Piagamnya melampaui kerangka kerja Gaza semata," ujar sumber dekat Macron, seperti dikutip AFP pada Senin (19/1/2026).
"Hal ini menimbulkan pertanyaan besar, khususnya mengenai penghormatan terhadap prinsip dan struktur Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang dalam keadaan apa pun tidak dapat dipertanyakan," tambahnya.
Artikel Terkait
Tapin Gelar Kampanye Cegah Pernikahan Anak untuk Tekan Angka Stunting
Polres Bogor Wakafkan 2.000 Al-Quran di Malam Nuzulul Quran
Panglima TNI Perintahkan Seluruh Jajaran Masuk Status Siaga Satu
Menteri LHK Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk 411 KK di Lombok