Suasana pilu langsung terasa di lokasi. Beredar sejumlah gambar di media sosial yang memperlihatkan minibus yang hancur berantakan teronggok di tepi jalan. Di balik pita polisi, segerombolan orang tua tampak berkumpul dengan wajah penuh kesedihan. Beberapa dari mereka bahkan menangis tersedu-sedu saat diberikan kesempatan untuk melihat jenazah anak-anak mereka.
"Ini pemandangan yang mengerikan,"
ucap Perdana Menteri Gauteng, Panyaza Lesufi, menggambarkan kepiluan yang ia saksikan.
Presiden Cyril Ramaphosa pun turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Dalam pernyataannya, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk lebih keras menegakkan aturan lalu lintas. Tak hanya itu, ia juga berjanji akan melakukan upaya serius guna memastikan kualitas transportasi sekolah, semua demi melindungi para pelajar yang ia sebut sebagai 'aset paling berharga bangsa'.
Artikel Terkait
Pemuda 25 Tahun Tewas Usai Pesta Miras Dua Lokasi di Langkat
Pemberontakan di Pringsewu Berujung Tewasnya Pencuri Sapi
Bupati Pati Diamankan ke Semarang Usai Diperiksa KPK di Kudus
Misa Minggu Berubah Horor: 163 Jemaat Diculik Paksa di Kaduna