Menurut penelusuran polisi, awalnya ada tujuh pengunjung yang datang ke tempat hiburan itu. Suasana yang seharusnya riuh lagu tiba-tiba berubah tegang. Diduga, terjadi kesalahpahaman antara mereka dengan salah satu karyawan.
"Salah satu tamu diketahui menggebrak meja," jelas Maman, merinci kronologi.
Saat seorang pelapor berusaha melerai, bukannya reda, malah timbul insiden. Salah seorang dari kelompok pengunjung itu menghantam leher sang pegawai dengan tangan kosong. Korban pun langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Meski sudah ada kesepakatan damai, proses penyelidikan awal sempat dilakukan. Polisi memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti untuk mengidentifikasi para pelaku. Maman juga berpesan agar masyarakat menjaga kondusivitas dan tak ragu melapor jika melihat tindak pidana di sekitarnya.
Nah, dengan kesepakatan kedua pihak, kasus ini pun ditutup. Tak ada tuntutan, tak ada proses pengadilan. Semua kembali tenang.
Artikel Terkait
Polres Bogor Wakafkan 2.000 Al-Quran di Malam Nuzulul Quran
Panglima TNI Perintahkan Seluruh Jajaran Masuk Status Siaga Satu
Menteri LHK Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk 411 KK di Lombok
Iran Serang Pangkalan AS di Bahrain sebagai Balasan atas Serangan ke Pabrik Desalinasi Qeshm