“Diplomasi yang kuat tidak lahir dari gedung megah, tapi dari sumber daya manusia yang sejahtera dan profesional,” tuturnya.
“Langkah Dubes Junimart ini menunjukkan kepemimpinan yang memahami akar persoalan.”
Tak cuma urusan internal, diplomasi ekonomi juga digenjot. Italia kan mitra dagang utama kita di Uni Eropa, dengan nilai perdagangan bilateral yang nyaris menembus 4 miliar dolar AS. Produk seperti alas kaki, furnitur, sampai kopi Indonesia punya pasar yang kuat di sana.
Nah, dalam waktu singkat ini, KBRI Roma aktif memfasilitasi pertemuan bisnis, promosi produk, dan membuka peluang investasi Italia di sektor-seperti energi terbarukan dan manufaktur di dalam negeri.
Mandat rangkap yang diemban Junimart meliputi beberapa negara dan organisasi internasional menjadikan perannya semakin krusial. Apalagi di tengah isu global seperti ketahanan pangan dan perubahan iklim saat ini.
Bamsoet menutup pernyataannya dengan harapan. “Fondasi awal sudah diletakkan dengan baik. Tinggal bagaimana keberlanjutan dan penguatannya ke depan,” pungkasnya.
Konsistensi kinerja dan perluasan jejaring strategis menjadi kunci berikutnya agar diplomasi Indonesia di kawasan itu benar-benar berdampak nyata.
Artikel Terkait
Brimob Gagalkan Rencana Tawuran, Sita Senjata Tajam hingga Motor di Jaktim
Oknum ASN Tebang Pohon di Jalan Iskandar Muda, Hukuman Disiplin Segera Dijatuhkan
Genangan 7 Hari, 7 Rumah Ambruk di Tengah Banjir Desa Idaman
Tragis di Jalan Sabilillah, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk yang Berhenti