"Untuk unit kebakaran, sementara dari (Sektor) Gunung Putri 3 unit sudah di lokasi, (Sektor) Cileungsi 1 unit, terus rencana ada bantuan dan Babakan Madang satu unit," jelas Hendra.
Menurutnya, api begitu cepat membesar dan merambat. Penyebabnya diduga karena banyaknya bahan baku mudah terbakar yang tersimpan di dalam pabrik. Hal ini justru jadi tantangan berat bagi petugas.
"Tadi sebenarnya sudah proses pendinginan, cuma ada muncul lagi, ada titik yang menyala lagi," kata Hendra menggambarkan kesulitan yang dihadapi.
Ia menambahkan, tumpukan barang yang menghalangi membuat proses pendinginan tak berjalan mulus. Bahan baku yang tertutup itu seperti bara dalam sekam, menyulut kembali titik-titik api yang sempat dianggap padam.
Artikel Terkait
Penyanyi Idol Diduga Terlibat Pemerkosaan Siswi di Belu
Banjir Pandeglang Belum Surut, Warga Keluhkan Krisis Air Bersih dan Gatal-Gatal
Puncak Lagi Macet Parah, Antrean Kendaraan Mengular Hingga Cianjur
Video Aksi Cabul di Bus Transjakarta Bikin Penumpang Geram, Dua Pelaku Diamankan