Menurut Kepala BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya, genangan di beberapa wilayah lain justru mulai berkurang. "Genangan di kecamatan Wedarijaksa, Tlogowungu, dan Jaken mulai berangsur surut," jelasnya.
Meski begitu, fokus masalah sekarang bergeser ke daerah sepanjang Sungai Silugonggo.
Martinus memaparkan, dari yang semula 20 kecamatan terdampak, kini tersisa 6 kecamatan yang paling parah. Semuanya berada di jalur sungai tersebut. "Mulai dari Sukolilo, Kayen, Gabus, Pati, Jakenan, dan Juwana," ujarnya.
Ia menegaskan, luapan Sungai Silugonggo akibat hujan deras adalah penyebab utama. Banjir di kawasan itu saat ini merupakan yang terparah.
Artikel Terkait
RUU Perampasan Aset: Ujian Nyata Komitmen DPR Berantas Korupsi
Cak Imin Peringatkan Ancaman Kemiskinan dan Tergerusnya Kelas Menengah Akibat Bencana Sumatera
Genangan Air Kembali Serbu Desa Idaman, Ratusan Jiwa Terdampak
Minneapolis Bergolak Lagi, Petugas ICE Tembak Imigran Venezuela