Menurut Kepala BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya, genangan di beberapa wilayah lain justru mulai berkurang. "Genangan di kecamatan Wedarijaksa, Tlogowungu, dan Jaken mulai berangsur surut," jelasnya.
Meski begitu, fokus masalah sekarang bergeser ke daerah sepanjang Sungai Silugonggo.
Martinus memaparkan, dari yang semula 20 kecamatan terdampak, kini tersisa 6 kecamatan yang paling parah. Semuanya berada di jalur sungai tersebut. "Mulai dari Sukolilo, Kayen, Gabus, Pati, Jakenan, dan Juwana," ujarnya.
Ia menegaskan, luapan Sungai Silugonggo akibat hujan deras adalah penyebab utama. Banjir di kawasan itu saat ini merupakan yang terparah.
Artikel Terkait
Sidang Tipikor Pertamina Memanas, Ahok dan Pengacara Debat Sengit
Menko AHY Tinjau Proyek Infrastruktur dan Rayakan Cap Go Meh di Singkawang
Pemerintah Naikkan Insentif Guru Honorer dan Ubah Sistem Penyaluran Jadi Langsung Per Bulan
Ketua MPR Kenang Pesan Amendemen UUD 1945 dari Almarhum Try Sutrisno