Ia kemudian melanjutkan, "Yang kedua, kita juga harus berpikir mengenai efek dari platform-platform informasi dan komunikasi itu. Apalagi kalau ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab."
Di sisi lain, Pras menyoroti pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI. Ia menekankan bahwa kemajuan ini harus diimbangi dengan prinsip tanggung jawab. Jangan sampai teknologi justru disalahgunakan untuk hal-hal yang merusak.
"Jadi kira-kira gini lho," ujarnya, mencoba memberi penekanan. "Supaya dengan perkembangan teknologi, perkembangan AI, itu juga ada bentuk tanggungjawabnya gitu lho."
Pras kemudian membeberkan kekhawatirannya. "Jangan kemudian AI atau teknologi itu justru dipakai untuk sesuatu yang kurang bertanggung jawab. Atau bahkan sesuatu yang merusak, gitu, misalnya."
Artikel Terkait
Pertamina Pacu UMKM Pangan Fungsional Naik Kelas Lewat Program Aggregator
Ketua DPRD Pandeglang Desak Solusi Permanen Atasi Banjir Tahunan
Avtur Tersedia di Bandara Jember, Tiket ke Jakarta Turun Mulai 2026
Malam Penghormatan Kapolri untuk Para Juara SEA Games 2025