Di sisi lain, seluruh anggota Satgas punya pekerjaan rumah yang berat. Mereka harus mengoordinasikan segala hal, mulai dari penyusunan kebijakan umum, perencanaan, hingga pelaksanaan di lapangan. Belum lagi tugas pemantauan dan evaluasi yang harus berjalan terus.
"Sehingga nanti misi utamanya adalah mempunyai data tunggal dengan "dashboard" yang terintegrasi," ucap Pratikno.
Dia lalu menyasar Kepala BPS yang hadir. "Ini menjadi sesuatu yang sangat mendesak dilakukan, Bu Kepala BPS. Supaya intervensinya akurat, akuntabilitasnya bisa dijaga maksimal."
Tak berhenti di situ, Pratikno juga menegaskan soal percepatan penyusunan rencana induk dan rencana aksi. Dokumen itu nantinya akan jadi rujukan utama program di lapangan, termasuk dalam hal penentuan anggaran baik yang bersumber dari APBN maupun sumber-sumber lain yang sah. Tanpa itu, semua bisa berantakan.
Artikel Terkait
Ketua Peradi Jakbar: Probono Adalah Berbisnis dengan Tuhan
Gubernur DKI: Jalur LRT Velodrome-Ancol Sudah Dapat Persetujuan
ICC Jakarta Gelar Tahlil, Duka Mendalam atas Gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Iran Balas Serangan AS-Israel dengan Hujan Rudal ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah