Di sisi lain, seluruh anggota Satgas punya pekerjaan rumah yang berat. Mereka harus mengoordinasikan segala hal, mulai dari penyusunan kebijakan umum, perencanaan, hingga pelaksanaan di lapangan. Belum lagi tugas pemantauan dan evaluasi yang harus berjalan terus.
"Sehingga nanti misi utamanya adalah mempunyai data tunggal dengan "dashboard" yang terintegrasi," ucap Pratikno.
Dia lalu menyasar Kepala BPS yang hadir. "Ini menjadi sesuatu yang sangat mendesak dilakukan, Bu Kepala BPS. Supaya intervensinya akurat, akuntabilitasnya bisa dijaga maksimal."
Tak berhenti di situ, Pratikno juga menegaskan soal percepatan penyusunan rencana induk dan rencana aksi. Dokumen itu nantinya akan jadi rujukan utama program di lapangan, termasuk dalam hal penentuan anggaran baik yang bersumber dari APBN maupun sumber-sumber lain yang sah. Tanpa itu, semua bisa berantakan.
Artikel Terkait
Enam Korporasi Digugat Rp 4,8 Triliun, Dituding Picu Banjir di Sumut
Rano Karno Buka Suara: Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Pernah Ditawar Komunitas Madura
Kenneth PDIP: Kembalikan Pilkada ke DPRD? Itu Perampokan Hak Rakyat!
Tito Karnavian: Sumbar Dipastikan Pulih Sebelum Ramadan