Lapas Kelas I Cirebon baru-baru ini mengadakan kegiatan bakti kesehatan untuk masyarakat di sekitarnya. Warga yang datang tampak antusias. Bahkan, ada harapan agar acara serupa bisa diadakan secara rutin ke depannya.
“Kalau bisa rutin. Harapan saya setiap ada kegiatan kaya gini, kita sebagai warga di sekeliling lapas dikasih info,” ujar Supri Sulistiani Saiman (54).
Perempuan berusia 54 tahun itu ditemui di lokasi pada Kamis lalu. Menurutnya, ini pengalaman pertamanya mengikuti acara bakti kesehatan yang digelar oleh lapas. Supri sendiri tinggal di Asrama TNI Kesambi.
“Ini baru pertama kali, sebelumnya kurang tahu sudah pernah ada apa belum, karena saya baru tiga tahun tinggal di Asrama TNI Kesambi,” katanya.
Ia mengaku senang dengan pelayanan yang diberikan. Selain konsultasi, Supri juga memeriksakan darahnya. “Bagus, melayani masyarakat sekitar lapas. Kita sebagai warga sekitar lapas terbantu kan dengan cek kesehatan ini,” ucapnya. Meski awalnya tak ada keluhan, ternyata tensinya terpantau tinggi saat diperiksa.
Di tengah keriuhan acara, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyempatkan diri menyapa warga. Ia kemudian mendatangi meja penyerahan obat dan bertanya pada salah seorang tenaga kesehatan di sana.
“Ini obatnya (warga) beli?” tanya Agus.
“Tidak, Bapak,” jawab nakes tersebut.
Sang Menteri pun langsung membalas dengan acungan jempol, tanda apresiasinya. Momen sederhana itu menegaskan bahwa layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma.
Artikel Terkait
543 Jemaah Haji Subang Diberangkatkan Dua Kloter via Kertajati
KAI Tegaskan Stop Kontak Kereta Hanya untuk Gadget, Bukan untuk Memasak
Indonesia Tolak Pungutan Tol Laut di Selat Hormuz, Dukung Upaya Diplomatis
Formappi Peringatkan DPR Soal Risiko Intervensi Hukum dari Audiensi Istri Nadiem