Kejaksaan Agung belum punya angka pasti soal total nilai aset yang bakal mereka lelang di BPA Fair 2026 nanti. Proses penilaiannya masih berjalan, begitu penjelasan yang beredar. Tapi, dari kira-kira awal, nilainya disebut-sebut sangat fantastis.
Kepala Badan Pemulihan Aset Kejagung, Kuntadi, mengaku pihaknya masih menunggu hasil resmi dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Barangnya kan banyak, jadi butuh waktu.
"Terkait dengan nilai yang kami akan jual, saat ini masih dalam proses penilaian karena item-nya banyak," ujar Kuntadi saat jumpa pers di kantor BPA, Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu lalu.
Meski angka pastinya belum keluar, Kuntadi memberikan sedikit bocoran. Estimasi sementara untuk barang-barang bergerak saja nilainya sudah melampaui Rp100 miliar. Angka yang bukan main-main.
Rencananya, ada sekitar 400 item yang akan dijual ke publik. Ragamnya luas, mulai dari mobil dan motor mewah, perhiasan, tas branded, sampai ke karya seni seperti lukisan. Semuanya bakal dipamerkan dan dilelang pada 18-22 Mei 2026 mendatang.
Namun begitu, ternyata tidak semua barang sudah pasti masuk daftar lelang. Ada beberapa aset yang masih dalam pertimbangan, lantaran nilainya yang sangat signifikan. Apakah barang-barang ini bisa ikut dilelang atau tidak, masih jadi tanda tanya.
Kuntadi enggan merinci apa saja barang bernilai tinggi itu. Tapi harapannya sih, barang-barang tersebut bisa ikut meramaikan pameran lelang nanti.
"Nah, terkait dengan barang yang berpotensi memiliki nilai yang tinggi, untuk yang akan kami pajang di BPA Fair 2026 ini ada tas ya, sekitar mungkin puluhan miliar ada," katanya.
Dia lalu menambahkan, "Tapi yang menarik ada lukisan emas, ada mobil sport yang tadi Bapak bisa lihat itu ya."
Jadi, meski angka resminya masih digodok, gelagatnya BPA Fair tahun depan bakal jadi ajang lelang yang cukup heboh. Nilainya ratusan miliar, dengan barang-barang mewah yang bakal menyedot perhatian.
Artikel Terkait
BI Catat Penurunan Suku Bunga Kredit dan Deposito, Upaya Dorong Pertumbuhan Kredit Berlanjut
Dasco Apresiasi Persiapan Haji 2026, Kartu Nusuk Sudah Dibagikan di Tanah Air
Polri-FBI Ungkap Sindikat Phishing Global, Kerugian Korban Capai Rp350 Miliar
YouTube Patuhi PP Tunas, Batasi Aksen untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun