"Ini warisan kebaikan bagi alam. Biar raga para pejabat sudah bertugas di tempat lain, pohon ini akan terus tumbuh. Inilah jati diri kita di Polda Riau."
Setelah sesi penghijauan, suasana pelan-pelan berubah haru. Kapolda Irjen Herry Heryawan maju, mengalungkan rangkaian bunga kepada Brigjen Jossy dan para Pamen yang mutasi. Pelukan hangat dan jabatan tangan erat mengiringi setiap langkah perpisahan.
Herry menyampaikan terima kasih yang mendalam. Dedikasi Brigjen Jossy, terutama soal integritas dan ketegasan menegakkan hukum lingkungan di Riau, disebutnya luar biasa.
Brigjen Jossy sendiri tampak terenyuh. Saat melewati barisan personel yang memberi penghormatan terakhir, matanya berkaca-kaca. Baginya, pohon yang baru ditanamnya tadi lebih dari sekadar tanaman. Itu adalah simbol cinta pada tanah Riau, tempat yang telah membesarkan namanya.
Dengan cara ini, kepergiannya tak cuma membawa kenangan. Ia juga meninggalkan semacam "napas" baru bagi Mapolda sebuah pengabdian yang diharapkan tetap hijau, tumbuh sepanjang masa.
Artikel Terkait
BGN Tutup 47 Dapur Makanan Gratis Ramadan karena Tak Penuhi Standar Mutu
Iran Balas Serangan Israel dengan Luncurkan Rudal, Sirene Peringatan Berbunyi
Presiden Prabowo Sampaikan Harapan Damai dan Optimisme di Perayaan Imlek Nasional
Taliban Tawarkan Dialog ke Pakistan di Tengah Korban Berjatuhan di Perbatasan