Sayangnya, informasi detail masih sangat terbatas. Kemlu meminta masyarakat untuk bersabar dan mengikuti perkembangan lebih lanjut. Situasinya memang masih berkembang.
Menurut kepala staf angkatan laut Gabon, Hubert Bekale Meyong, kronologinya jelas. Serangan itu menargetkan kapal yang sedang beroperasi sekitar tujuh mil laut barat daya Ekwata.
“Serangan ini, yang dilakukan oleh tiga orang bersenjata, menyebabkan penculikan sembilan awak kapal, termasuk lima warga negara Tiongkok dan empat warga negara Indonesia,” ujarnya dalam pernyataan video yang beredar.
Untungnya, tidak semua awak menjadi korban. Enam pelaut lain kombinasi dari Indonesia, Tiongkok, dan Burkina Faso berhasil tetap berada di atas kapal. Kapal itu kemudian ditemukan oleh pihak berwenang Gabon dan dibawa ke pelabuhan Libreville dengan pengawalan. Saat ini, penyelidikan resmi sedang berjalan.
Insiden ini kembali mengingatkan kita pada kerawanan di Teluk Guinea. Kawasan perairan yang membentang ribuan kilometer dari Senegal hingga Angola itu memang kerap menjadi lokasi aksi pembajakan dan perompakan. Aksi terbaru ini menambah daftar panjang kejadian serupa di sana.
Artikel Terkait
Jerman Anggap Wacana Akuisisi Greenland oleh AS Tak Serius
Prabowo Kirim Sinyal Kuat, Kunjungan Perdana ke IKN Diikuti Para Menteri
KPK Periksa Anggota DPRD Bekasi Terkait Ijon Proyek Rp 9,5 Miliar
Saksi Ungkap: Arahan Nadiem untuk Go Ahead Chromebook di Sidang Korupsi Laptop Sekolah