Kapal penangkap ikan itu diserang di malam hari. Tepatnya Sabtu lalu, di perairan lepas pantai Gabon, Afrika Tengah. Tiga orang bersenjata naik ke geladak dan berhasil menculik sembilan awak kapal. Di antara korban yang dilarikan itu, empat di antaranya adalah Warga Negara Indonesia.
Kepala Staf Angkatan Laut Gabon, Hubert Bekale Meyong, mengonfirmasi kejadian ini lewat siaran video.
Begitu pernyataannya, seperti dilansir AFP.
Kapal yang jadi sasaran adalah IB Fish 7, yang mengibarkan bendera Gabon. Saat diserang, kapal itu sedang beroperasi menangkap ikan, sekitar tujuh mil laut di barat daya Ekwata. Menurut Meyong, enam pelaut lain yang berasal dari Indonesia, Tiongkok, dan Burkina Faso berhasil tetap berada di atas kapal.
Nah, setelah kejadian, pihak berwenang Gabon menemukan kapal pukat itu dalam keadaan kosong dari para penyerang. Kapal kemudian dikawal ke pelabuhan Libreville. Saat ini, penyelidikan resmi tengah digelar untuk mengusut tuntas insiden ini.
Ini bukan pertama kalinya. Keamanan di perairan ini memang kerap jadi sorotan. Ingat saja, pada Februari tahun lalu, tiga pelaut juga diculik dari sebuah kapal pukat di dekat ibu kota dengan modus serupa: todongan senjata.
Artikel Terkait
Kota Kertabumi Lanjutkan Fase Kedua, Jawab Permintaan Hunian Eksklusif di Koridor Whoosh
Misbakhun Ajak Anak Muda Tingkatkan Literasi Digital di Ramadan
Wamendagri Minta Gubernur Kaltim Kaji Ulang Anggaran Mobil Dinas Rp8,5 Miliar
OUE REIT Pertimbangkan Penjualan Gedung Ikonik One Raffles Place di Singapura