Senin malam (12/1/2026) lalu, suasana di Rusun Embrio RW 04, Cilincing, Jakarta Utara, terasa berbeda. Lokasi pengungsian banjir itu kedatangan tamu penting. Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, dan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Deddy Suryadi, turun langsung meninjau kondisi. Mereka ingin memastikan bantuan dan pelayanan untuk warga yang terdampak benar-benar optimal.
Kedatangan mereka disambut hangat oleh Muspiko Jakarta Utara dan pengurus setempat. Malam itu, kedua pimpinan TNI-Polri itu tak cuma sekadar melihat. Mereka berbaur, mengobrol langsung dengan warga yang harus meninggalkan rumahnya. Ratusan orang menghuni tempat tinggal sementara itu, dan kondisi mereka jadi perhatian utama.
"Polri bersama TNI hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir benar-benar terlayani dengan baik," kata Irjen Asep di sela-sela kunjungan.
Ia menegaskan, pelayanan itu mencakup banyak hal. "Mulai dari kebutuhan logistik, keamanan, hingga kondisi kesehatan para pengungsi," tambahnya.
Banjir yang merendam permukiman di Semper Barat memang memaksa banyak orang mengungsi. Catatan terakhir, ada 643 warga yang harus tinggal di Rusun Embrio. Untuk meringankan beban mereka, Kapolda dan Pangdam menyerahkan bantuan langsung berupa 250 paket sembako. Isinya beragam: beras, minyak, gula, mi instan, sampai kopi dan teh celup.
Artikel Terkait
Hujan Ekstrem di Jakarta Utara, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi
Trump Klaim Diri sebagai Presiden Sementara Venezuela Lewat Unggahan Misterius
Tanggul Jebol, Perumahan Persada di Serang Berubah Jadi Kolam
Kepala Desa Cibinong Sambut Hangat, Wakapolri Salurkan Bantuan untuk SMA Kemala Bhayangkara