Pernyataan itu ia sampaikan saat meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina di Kalimantan Timur. Suasana saat itu terasa serius. Di sisi lain, Prabowo langsung menegaskan komitmennya untuk membersihkan Pertamina.
Ia mengaku secara khusus menunjuk Simon Aloysius sebagai Direktur Utama. Pesannya sederhana namun berat: jangan cari kekayaan.
"Saya angkat Saudara Simon Aloysius dengan beberapa anak-anak muda, dan saya beri tugas, jangan korupsi," ujarnya.
"Jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini. Direktur Utama Pertamina sangat strategis. Anda bertanggung jawab atas sebuah perusahaan (yang bernilai) USD 100 miliar."
Pesan itu jelas sebuah mandat sekaligus peringatan. Pertamina, dengan nilai yang begitu besar, harus dikelola dengan bersih. Tidak ada ruang untuk keserakahan. Itulah poin yang ingin ditekankan Prabowo di hadapan publik hari itu.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Kepala Seksi Intelijen Cukai sebagai Tersangka Ketujuh dalam Kasus Suap Bea Cukai
Warga AS Jadi Korban Pengeroyokan Sopir Taksi Online di Batam
Menteri Kominfo Ingatkan Masyarakat Waspada Lonjakan Penipuan Digital Jelang Lebaran
Prabowo dan Trump Sepakati Perjanjian Dagang, Tarif Impor AS ke Indonesia Turun Signifikan