AS dan Israel Dituding Kirim 'Teroris' untuk Picu Kerusuhan
Ini adalah kali pertama Pezeshkian bersuara sejak unjuk rasa pecah bulan lalu. Awalnya, protes menuntut perbaikan ekonomi yang morat-marit. Tapi belakangan, aksi itu berubah jadi huru-hara penuh kekerasan.
Presiden dengan lantang mengecam serangan-serangan yang terjadi di tempat umum, termasuk masjid-masjid di Teheran dan kota lain. Menurutnya, semua itu bukanlah kebetulan.
“Musuh-musuh Iran berupaya menebar kekacauan dan ketidakstabilan,” ujar Pezeshkian dalam pernyataannya yang disiarkan televisi pemerintah, seperti dilansir Anadolu Agency.
Dia secara khusus menyoroti kegagalan AS dan Israel dalam perang di bulan Juni tahun lalu. Karena tak berhasil membuat Iran bertekuk lutut di medan perang, kini mereka disebut mengirimkan ‘teroris’ untuk menciptakan kekacauan dari dalam. Semua rentetan kekerasan selama unjuk rasa, kata dia, adalah ulah kedua negara itu.
Artikel Terkait
Daniel Johan Bantah Isu Retak Kabinet: Presiden Paling Paham Suasana Kebatinan di Dalam
Cemburu Membara, Mantan Suami Bacok Pasangan di Bogor
BMKG: Puncak Musim Hujan 2026 Diperkirakan Maju di Jawa dan Sulawesi
Relawan Kesehatan Terpaksa Transit di Malaysia, Anggota DPR Soroti Anomali Tiket Domestik