Rapat Kerja Nasional pertama PDIP akhirnya resmi ditutup. Dari forum yang digelar di Ancol, Jakarta Utara itu, tercetus 21 butir rekomendasi. Tanggalnya, Senin, 12 Januari 2026.
Butir-butir rekomendasi itu cukup beragam. Intinya sih, PDIP menegaskan diri sebagai partai penyeimbang. Mereka juga mendesak semua pihak agar mencegah praktik otoritarian populis tumbuh subur.
Jamaluddin Idham, Ketua DPD PDIP Aceh, yang membacakan hasil keputusan rapat.
Begitu penegasan Jamaluddin. Menurut partai, demokrasi Indonesia cuma bisa ditingkatkan kalau fungsi kontrol dan penyeimbang jalan. Caranya? Harus kritis, tapi juga efektif.
Artikel Terkait
PDI Perjuangan Bantah Konsep Koalisi Permanen dalam Sistem Presidensial
Siaga Banjir di Pluit, Polairud Kerahkan Perahu Pantau Permukiman Rawan
Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Air Mata Haru dan Target 500 Titik
Guru Terluka di Banjir Pademangan Dievakuasi dengan Perahu Karet