Tugasnya beragam. Mulai dari menyedot air, memastikan saluran-saluran air berfungsi, hingga menyiapkan bantuan kebutuhan dasar untuk para pengungsi. Semua dilakukan dengan berkoordinasi penuh dengan aparat kelurahan dan kecamatan.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ungkap Suhardiman lagi, mencoba meyakinkan.
Namun begitu, situasinya masih perlu diwaspadai. BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap hati-hati. Potensi genangan masih mungkin terjadi mengingat cuaca yang tak menentu.
Untuk keadaan darurat, mereka mengingatkan nomor penting yang bisa dihubungi.
"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," imbau Suhardiman menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Guru Terluka di Banjir Pademangan Dievakuasi dengan Perahu Karet
Mendagri Tinjau Jembatan Roboh di Bener Meriah, Soroti Ancaman Tersembunyi di Balik Rumah yang Utuh
Prabowo Canangkan 34 Proyek Sampah Jadi Listrik, Target Beroperasi Dua Tahun
Restorative Justice Diusulkan untuk Kasus Dugaan Palsukan Ijazah Jokowi