Air bah kembali melanda Cilegon. Kali yang meluap dan tanggul yang jebol membuat tiga kecamatan di kota itu terendam, memaksa sejumlah warga untuk meninggalkan rumah mereka.
Kondisi terparah terjadi di Cibeber. Di sana, ratusan keluarga terdampak. Ketinggian airnya bervariasi, mulai dari sebetis orang dewasa hingga hampir setengah meter. Suasana di lokasi tentu saja kalut.
Kepala BPBD Cilegon, Suhendi, membeberkan rinciannya pada Senin (12/1/2025).
"Tiga kecamatan. Cibeber, Jombang, Ciwandan. Ketinggian bervariasi. Sekitar 60 cm-an. Luapan kali, sungai Cibeber. Ada juga tanggul yang jebol," jelasnya.
Menurutnya, banjir ini mulai terjadi sejak Minggu lalu. Wilayah Jombang, khususnya di Kranggot, ikut kebanjiran karena luapan dari Kali Nyikambang yang tak terbendung. Sementara itu, di area Ciwandan tepatnya depan Koramil, masalahnya terletak pada drainase yang nyaris tak berfungsi.
Artikel Terkait
Prabowo Canangkan 34 Proyek Sampah Jadi Listrik, Target Beroperasi Dua Tahun
Restorative Justice Diusulkan untuk Kasus Dugaan Palsukan Ijazah Jokowi
Kapolres Bogor Turun Langsung, Negosiasi Redakan Demo Tambang di Cigudeg
Blora Gelar Kendurian Desa, Dukung Program Pangan Nasional