Dan itu benar-benar terjadi. Beberapa pengendara motor terpaksa turun, mendorong kendaraannya yang mati. Mereka berjalan pelan di tepi jalan, basah kuyup.
Kecepatan kendaraan yang masih melintas pun sangat rendah, mungkin cuma 10 kilometer per jam. Genangan air ini terjadi di kedua arah, sehingga semua serba lambat. Di sisi lain, kondisi di Jalan Raya Gading Kirana bahkan lebih buruk. Airnya lebih tinggi lagi, padahal jalan itu persis berada di samping saluran air.
Gerimis rintik-rintik masih turun saat laporan ini dibuat. Kepadatan lalu lintas juga merambat ke area Bundaran Kelapa Gading, terutama di ruas Boulevard Raya menuju arah utara. Rupanya, siang ini perjalanan di Kelapa Gading membutuhkan kesabaran ekstra.
Artikel Terkait
Hakim Tolak Tuntutan Kerugian Negara Rp171 Triliun, 9 Terdakwa Kasus Mafia Minyak Divonis Penjara
Kepala BGN Tegaskan Insentif Rp 6 Juta per Hari Bukan Dana APBN, Sebut Skema Mitra Lebih Efisien
Pemkot Jayapura Batasi Jam Operasional Miras dan Hiburan Malam Selama Ramadan
Pohon Tumbang di Jalan Sudirman Pagi Ini, Lalu Lintas Menuju Bundaran HI Macet Parah