Dan itu benar-benar terjadi. Beberapa pengendara motor terpaksa turun, mendorong kendaraannya yang mati. Mereka berjalan pelan di tepi jalan, basah kuyup.
Kecepatan kendaraan yang masih melintas pun sangat rendah, mungkin cuma 10 kilometer per jam. Genangan air ini terjadi di kedua arah, sehingga semua serba lambat. Di sisi lain, kondisi di Jalan Raya Gading Kirana bahkan lebih buruk. Airnya lebih tinggi lagi, padahal jalan itu persis berada di samping saluran air.
Gerimis rintik-rintik masih turun saat laporan ini dibuat. Kepadatan lalu lintas juga merambat ke area Bundaran Kelapa Gading, terutama di ruas Boulevard Raya menuju arah utara. Rupanya, siang ini perjalanan di Kelapa Gading membutuhkan kesabaran ekstra.
Artikel Terkait
Kemensos Gandeng Perusahaan Jepang Siapkan Lulusan Sekolah Rakyat Jadi Caregiver
AS dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan Jadi Kemitraan Utama
Prabowo dan Putin Sepakati Percepatan Kerja Sama Strategis di Moskow
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Flores Timur