Semua remaja yang diamankan, beserta senjata tajam itu, langsung dibawa ke Polsek Palmerah untuk diperiksa lebih detail. Menurut Gomos, pemeriksaan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif dan rencana mereka sebenarnya.
Di sisi lain, polisi juga mengeluarkan imbauan. Mereka meminta peran serta orang tua dan masyarakat untuk lebih awas. Pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama di jam-jam rawan seperti larut malam hingga dini hari, dinilai sangat krusial.
"Kami juga berharap masyarakat tidak ragu untuk melaporkan segala hal yang mencurigakan ke call center 110. Ini demi menciptakan lingkungan yang benar-benar aman untuk kita semua," tutup Gomos.
Insiden ini kembali menyoroti masalah tawuran yang kerap terjadi di ibu kota. Meski berhasil dicegah, nuansa mencekam di lokasi sempat mengganggu ketenangan warga sekitar yang terbangun oleh keributan itu.
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Perang Sarung di Surabaya, 16 Orang Diamankan Bawa Senjata Tajam
KPK Ingatkan Penggunaan Anggaran Daerah Usai Polemik Mobil Dinas Gubernur Kaltim
Polisi Tangkap Enam Pelaku Sindikat Pencurian Besi di Pademangan
Mensos Syaifullah Yusuf Gelar Pertemuan dan Rencanakan Gedung Permanen untuk Sekolah Rakyat