Sebelumnya, Trump memang secara terbuka menyatakan dukungan bagi para pengunjuk rasa. Lewat sebuah pesan yang dikutip beberapa media besar, ia menulis, "Iran sedang mengincar kebebasan, mungkin seperti belum pernah terjadi sebelumnya. AS siap membantu!!!"
Nada itu tentu bukan sekadar retorika kosong. Menurut sejumlah pejabat AS yang enggan disebut namanya, Trump memang telah diberikan beberapa opsi militer terkait Iran. Meski begitu, keputusan akhirnya sendiri konon belum diambil.
Peringatan juga datang dari Departemen Luar Negeri AS, secara terpisah. Pesannya singkat tapi jelas: "Jangan bermain-main dengan Presiden Trump. Ketika dia mengatakan akan melakukan sesuatu, dia bersungguh-sungguh."
Jadi, situasinya sekarang seperti bara dalam sekam. Ancaman dan peringatan saling bersahutan, sementara dunia menunggu langkah selanjutnya dari kedua pihak yang sama-sama keras kepala ini.
Artikel Terkait
BNPB Siapkan InaRISK dan Siaga 24 Jam Antisipasi Bencana Saat Mudik Lebaran 2026
Jenazah Petani Ditemukan di Hutan Pasuruan, Diduga Tersesat Saat Cari Kerja
China Imbau Warganya Segera Tinggalkan Iran Imbas Eskalasi Ancaman AS
iBox Gelar Promo Ramadan, Diskon iPhone 16 Pro Max Capai Rp1 Juta