Ledakan mengguncang sebelas SPBU di Thailand selatan dini hari tadi. Empat orang dilaporkan terluka dalam serangkaian serangan yang terjadi hampir bersamaan itu.
Menurut pernyataan militer, rentetan bom meledak dalam kurun waktu 40 menit setelah tengah malam. Kebakaran langsung menjalar di stasiun pengisian bahan bakar yang tersebar di tiga provinsi: Narathiwat, Pattani, dan Yala. Wilayah ini memang sudah lama tak sepi dari gejolak.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum mengumumkan penangkapan. Siapa dalang di balik aksi terkoordinasi ini pun masih menjadi tanda tanya besar.
Gubernur Narathiwat, Boonchauy Homyamyen, memberikan kesaksiannya kepada media lokal.
"Semuanya terjadi nyaris berbarengan. Sekelompok pria, jumlahnya tidak jelas, datang dan meledakkan bom yang langsung merusak pompa bensin," ujarnya.
Dari narasinya, seorang petugas polisi terluka di Narathiwat. Sementara di provinsi Pattani, seorang petugas pemadam dan dua karyawan SPBU juga menjadi korban. Kabar baiknya, keempatnya sudah mendapat perawatan di rumah sakit. Juru bicara militer menegaskan tidak ada korban dengan luka yang mengancam jiwa.
Artikel Terkait
Nobar Persija vs Persib di Depok Ricuh Usai Petasan Dinyalakan
Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Penipuan Kripto yang Libatkan Nama Timothy Ronald
Dini Hari di Kebon Jeruk, Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Remaja
Polres Bogor Gelar Nobar Suporter Persib-Persija, Rivalitas Diredam di Layar