Paus Leo XIV Soroti Luka Gereja: Pintu Tak Boleh Tertutup bagi Korban

- Minggu, 11 Januari 2026 | 03:45 WIB
Paus Leo XIV Soroti Luka Gereja: Pintu Tak Boleh Tertutup bagi Korban

"Seorang korban baru-baru ini mengatakan kepada saya bahwa hal yang paling menyakitkan baginya adalah tidak ada uskup yang mau mendengarkannya," ungkap Paus Leo.

Memang, pelecehan itu sendiri sudah melukai. Tapi penolakan dan sikap dingin dari institusi, katanya, justru kerap memperpanjang penderitaan. "Seringkali skandal di Gereja terjadi karena pintu telah ditutup," tegasnya.

Konsistori yang dihadiri sekitar 170 kardinal ini sendiri membahas arah masa depan Gereja. Meski begitu, Paus menyelipkan pesan kuat tentang akuntabilitas dan empati. Sebagai tindak lanjut, ia sudah mengundang mereka untuk bertemu lagi akhir Juni nanti pertemuan yang rencananya akan diadakan rutin tiap tahun.

Paus Leo XIV sendiri baru memimpin Gereja sejak Mei lalu, menggantikan Paus Fransiskus yang wafat. Tampaknya, isu sensitif ini akan menjadi salah satu fokus perhatiannya.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar