"Sesudah sampai ketitik pengantaran, itu diserahkan kepada ibu kader, nah ibu kader berinisiatif, tanpa sepengetahuan saya malah dimasukkan ke dalam plastik si menu makanan itu, dicampur sama plastik tanpa sepengetahuan saya, tanpa izin dan pemberitahuan," tambahnya.
Alasan di balik tindakan spontan itu pun masih simpang siur. Dimas mengaku tak mendapat penjelasan detail, selain bahwa itu dilakukan secara mendadak karena waktu pengantaran yang sudah sore.
"Katanya spontan aja karena udah sore datangnya, spontan akhirnya dimasukkan ke dalam plastik sama ibu kader. Dan itupun tanpa sepengetahuan saya," katanya.
Di sisi lain, Dimas tak menampik bahwa penyajian seperti itu jelas-jelas tidak higienis dan melenceng dari aturan. Ia pun memberi saran sederhana.
Kalau memang mau dibawa pulang, seharusnya warga membawa wadah sendiri dari rumah. Mangkuk atau piring bersih jauh lebih layak ketimbang kantong plastik.
"Kalau misalkan mau dibawa pulang itu memakai alat makan yang sesuai kaya mangkok, atau piring, dari rumah masing-masing," pungkasnya.
Artikel Terkait
Tucker Carlson Sebut Perang Iran sebagai Blunder Terbesar Trump, Hubungan Memanas
2.019 ASN Lolos Seleksi Awal, Siap Jalani Latihan Dasar Militer 45 Hari
Iran Tantang Blokade AS di Selat Hormuz Usai Perundingan Damai Buntu
OPM Bakar Rumah Warga di Pogoma, TNI Intensifkan Patroli dan Buru Pelaku