Reza Pahlavi, putra dari Shah Iran yang digulingkan, tak mau tinggal diam. Dari tempat tinggalnya di Washington, ia menyaksikan gelombang protes di tanah kelahirannya yang tak kunjung reda. Dan sekarang, ia mengarahkan seruannya langsung ke Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Intinya: butuh bantuan, dan butuh sekarang.
Lewat sebuah unggahan di media sosial, Pahlavi menulis dengan nada mendesak.
Memang, ia tak merinci bentuk intervensi seperti apa yang diinginkannya. Tapi pesannya jelas. Ia menyoroti dua hal: pemadaman internet skala nasional yang kerap terjadi, dan ancaman kekerasan terhadap para demonstran yang terus membayangi. Situasinya genting, begitu kira-kira kesan yang ingin disampaikan.
Artikel Terkait
Gelombang Bom Guncang SPBU Thailand Selatan, Empat Orang Terluka
Kemenag Tegaskan Awal Ramadan 2026 Tunggu Sidang Isbat, Bukan Kalender
Jenazah Terhalang Banjir, Petugas dan Warga Pikul Peti Lewat Genangan
Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Gebrakan Pendidikan Gratis untuk Putus Rantai Kemiskinan