Reza Pahlavi, putra dari Shah Iran yang digulingkan, tak mau tinggal diam. Dari tempat tinggalnya di Washington, ia menyaksikan gelombang protes di tanah kelahirannya yang tak kunjung reda. Dan sekarang, ia mengarahkan seruannya langsung ke Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Intinya: butuh bantuan, dan butuh sekarang.
Lewat sebuah unggahan di media sosial, Pahlavi menulis dengan nada mendesak.
Memang, ia tak merinci bentuk intervensi seperti apa yang diinginkannya. Tapi pesannya jelas. Ia menyoroti dua hal: pemadaman internet skala nasional yang kerap terjadi, dan ancaman kekerasan terhadap para demonstran yang terus membayangi. Situasinya genting, begitu kira-kira kesan yang ingin disampaikan.
Artikel Terkait
Misbakhun: Politik Tak Kenal Jalan Buntu, Selalu Ada Opsi Kebijakan
BYD Gelar Infrastruktur Charger Megawatt, Klaim Isi Daya Hanya 5 Menit untuk 400 Km
Kahf Luncurkan Desain Ulang Buku IQRO untuk Perkuat Literasi Al-Quran
Dubes Palestina Soroti Peran Aktif Indonesia Dorong Masuknya Polisi Palestina ke Gaza