Pascabencana di Sumatera, Badan Pusat Statistik (BPS) kini bersiap mendata kerusakan. Tak cuma hunian warga, infrastruktur fisik yang rusak pun akan jadi perhatian. Hal ini memantik pertanyaan dari Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Ia ingin tahu, berapa lama waktu yang dibutuhkan BPS untuk menyelesaikan pekerjaan itu.
Dalam rapat Satgas Pemulihan Pascabencana di Banda Aceh akhir pekan lalu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan rencananya.
"Kami akan mengumpulkan data lengkap, Pak. Mulai dari hunian sampai infrastruktur fisik, kami data kondisinya," jelas Amalia.
Ia melanjutkan, "Misalnya, apakah kondisinya masih baik atau atapnya sudah rubuh. Data ini nantinya jadi dasar bagi satgas untuk mengklasifikasikan kerusakan, apakah berat, sedang, atau ringan."
Selain itu, tim BPS juga akan melakukan geotagging dan mendokumentasikan kondisi aktual di lapangan. Mendengar penjelasan itu, Dasco langsung menekankan pentingnya kecepatan. Baginya, data yang cepat berarti bantuan yang cepat pula untuk korban.
Artikel Terkait
Dini Hari di Kebon Jeruk, Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Remaja
Polres Bogor Gelar Nobar Suporter Persib-Persija, Rivalitas Diredam di Layar
Drone Misterius di Perbatasan Korea Picu Adu Klaim dan Cacian
Prabowo Gelar Rapat Strategis di Rumah Hambalang, Bahas Industri Garmen hingga Investasi Semikonduktor