Stadion Fratton Park bergemuruh Minggu malam lalu, tapi sorak-sorai itu justru datang dari pendukung tamu. Arsenal sukses melibas tuan rumah Portsmouth dengan skor telak 4-1 di babak ketiga Piala FA. Yang jadi bintang utama tak lain adalah Gabriel Martinelli, yang dengan gemilang mencetak tiga gol atau hattrick.
Portsmouth, tim dari divisi dua Inggris, ternyata bisa bikin kaget lebih dulu. Baru tiga menit laga berjalan, mereka sudah membuka keunggulan. Usaha tembakan keras dari dalam kotak penalti hanya bisa ditepis Kepa Arrizabalaga. Sayangnya, bola muntah itu langsung disambar Colby Bishop dan berubah jadi gol. Suasana pun langsung meledak.
Namun begitu, kejutan itu tak berlangsung lama. Arsenal membalas hanya lima menit kemudian. Dari sebuah sepak pojok yang berantakan, bola sempat memantul di depan gawang. Dalam situasi kacau-balau itu, Andre Dozzell malah menyodok bola ke gawangnya sendiri setelah berebut dengan Christian Norgaard. Skor pun menjadi 1-1.
Setelah gol penyama kedudukan itu, permainan mulai sepenuhnya dikuasai The Gunners. Di menit ke-25, mereka berbalik unggul. Noni Madueke yang ngotot di sisi kanan lapangan akhirnya mendapat sepak pojok. Umpannya melayang sempurna ke kotak penalti, dan di sana sudah menunggu Martinelli. Sundulan sang penyerang itu tak terbendung, 2-1 untuk Arsenal.
Peluang menambah gol sempat datang menjelang turun minit. Wasit menilai Zak Swanson melakukan pelanggaran terhadap Madueke di dalam kotak penalti. Hadiah penalti pun diberikan. Sayangnya, eksekusi Madueke sendiri kurang bagus. Tendangannya melebar dari sasaran, dan peluang emas itu pun terbuang.
Gol ketiga baru benar-benar tercipta di babak kedua. Tepatnya menit ke-51. Myles Lewis-Skelly dengan cerdik mengambil quick free-kick, melepaskan umpan terobosan. Gabriel Jesus menangkapnya dan segera menyilangkan bola datar ke tengah. Martinelli, yang sudah siap, hanya perlu menuntaskan dengan tendangan kaki kiri. Gol! 3-1.
Martinelli kemudian menyempurnakan malam spektakulernya di menit ke-74. Lagi-lagi dari sepak pojok Madueke, lagi-lagi sundulan Martinelli. Kali ini kiper Josef Bursik sempat menghalau, tapi kekuatan bola terlalu besar dan akhirnya masuk juga. Hattrick pun lengkap, sekaligus mengunci kemenangan 4-1.
Di sisi lain, Portsmouth pantas dapat apresiasi. Mereka tak menyerah meski tertinggal jauh. Terry Devlin bahkan hampir memperkecil ketinggalan di menit 78 dengan sepakan keras yang masih bisa ditangkap Arrizabalaga. Tapi, itu jadi peluang berbahaya terakhir mereka.
Dominasi Arsenal benar-benar tak terbantahkan sisa pertandingan. Mereka mengontrol permainan dengan tenang, meski tak ada lagi gol yang tercipta. Laga pun berakhir dengan skor 4-1, mengantarkan Arsenal ke babak berikutnya dengan performa yang cukup meyakinkan.
Berikut susunan pemain awal kedua tim malam itu. Portsmouth menurunkan Josef Bursik; Terry Devlin, Regan Poole, Conor Shaughnessy, Zak Swanson; Luke Le Roux, Andre Dozzell; Adrian Segecic, Conor Chaplin, Harvey Blair; dan Colby Bishop.
Sementara Mikel Arteta memilih Kepa Arrizabalaga; Ben White, Christian Norgaard, Gabriel Magalhaes, Myles Lewis-Skelly; Mikel Merino, Ethan Nwaneri, Eberechi Eze; Noni Madueke, Gabriel Martinelli, dan Gabriel Jesus untuk memulai pertandingan.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Pulang ke Indonesia, Rindu Masakan Kampung Halaman Usai Balap di Hungaria
Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0 dalam Laga FIFA Matchday di SUGBK
Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0 di SUGBK, Gol Tunggal Ole Romeny
Spanyol Tak Terbendung Tanpa Lamine Yamal, Bantai Peru 3-1 di Laga Uji Coba