Martinelli kemudian menyempurnakan malam spektakulernya di menit ke-74. Lagi-lagi dari sepak pojok Madueke, lagi-lagi sundulan Martinelli. Kali ini kiper Josef Bursik sempat menghalau, tapi kekuatan bola terlalu besar dan akhirnya masuk juga. Hattrick pun lengkap, sekaligus mengunci kemenangan 4-1.
Di sisi lain, Portsmouth pantas dapat apresiasi. Mereka tak menyerah meski tertinggal jauh. Terry Devlin bahkan hampir memperkecil ketinggalan di menit 78 dengan sepakan keras yang masih bisa ditangkap Arrizabalaga. Tapi, itu jadi peluang berbahaya terakhir mereka.
Dominasi Arsenal benar-benar tak terbantahkan sisa pertandingan. Mereka mengontrol permainan dengan tenang, meski tak ada lagi gol yang tercipta. Laga pun berakhir dengan skor 4-1, mengantarkan Arsenal ke babak berikutnya dengan performa yang cukup meyakinkan.
Berikut susunan pemain awal kedua tim malam itu. Portsmouth menurunkan Josef Bursik; Terry Devlin, Regan Poole, Conor Shaughnessy, Zak Swanson; Luke Le Roux, Andre Dozzell; Adrian Segecic, Conor Chaplin, Harvey Blair; dan Colby Bishop.
Sementara Mikel Arteta memilih Kepa Arrizabalaga; Ben White, Christian Norgaard, Gabriel Magalhaes, Myles Lewis-Skelly; Mikel Merino, Ethan Nwaneri, Eberechi Eze; Noni Madueke, Gabriel Martinelli, dan Gabriel Jesus untuk memulai pertandingan.
Artikel Terkait
Doohan Peringatkan Potensi Gesekan Jika Marquez dan Acosta Jadi Rekan Setim di Ducati
Sugiono Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI, Erick Thohir Dorong Pencak Silat Go Internasional
Prabowo Minta Maaf Gagal Bawa Pencak Silat ke Olimpiade, Serahkan Estafet ke Sugiono
Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF 2026, Takluk 1-2 dari Thailand