Laporan polisi terhadap komika Pandji Pragiwaksono ramai jadi perbincangan. Tapi, ada yang perlu diluruskan. Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik (LBH-AP) Muhammadiyah dengan tegas menyatakan, pelaporan yang dilakukan oleh kelompok bernama Aliansi Muda Muhammadiyah itu bukan sikap resmi organisasi mereka. Intinya, Muhammadiyah pusat sama sekali tidak menginstruksikan hal itu.
Ketua LBH-AP PP Muhammadiyah, Taufik Nugroho, menjelaskan hal ini kepada wartawan pada Sabtu (10/1/2026).
Menariknya, Muhammadiyah justru punya pandangan lain soal materi komedi Pandji yang jadi pangkal laporan itu. Dalam show 'Mens Rea' yang menyinggung soal tambang, Pandji disebut-sebut mengkritik Muhammadiyah. Tapi bagi Taufik, itu justru kritik yang membangun. Pasalnya, hingga saat ini janji izin usaha pertambangan (IUP) untuk Muhammadiyah dari pemerintah ternyata memang belum juga direalisasi.
"Kami anggap itu sebagai kritik yang membangun. Faktanya, sampai detik ini Muhammadiyah belum menerima IUP tambang seperti yang dijanjikan," ungkapnya.
Lalu, siapa sebenarnya Aliansi Muda Muhammadiyah ini? Taufik dengan gamblang menyebut bahwa dalam struktur resmi Muhammadiyah, nama itu tidak dikenal. Ada nada kecurigaan dalam pernyataannya.
Artikel Terkait
Cuaca Ekstrem dan Hujan Es Landa Bekasi, Sejumlah Pohon Tumbang Tutupi Jalan
Polisi Buru Preman Pelaku Pemalakan Rp100 Ribu kepada Sopir Bajaj di Tanah Abang
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Nasib Gencatan Senjata Dipertanyakan
Ayah Tunanetra di Boyolali Hidupi Anak dari Jualan Cilok, Anak Kedua Dapat Sekolah Gratis