Desa-desa yang terdampak tersebar di Kecamatan Simpang Ulim, Julok, hingga Birem Bayeun. Tak hanya itu, Rantau Selamat dan Banda Alam juga tak luput dari genangan. Di beberapa tempat, seperti Dusun Buket Mamplam, warga sudah mulai bergerak mencari tempat yang lebih aman. Mereka mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi, sambil membawa barang-barang seadanya.
Namun begitu, tidak semua warga memilih meninggalkan rumah. Banyak yang masih bertahan, berharap air akan segera surut. Meski begitu, imbauan tetap disampaikan agar mereka siaga. Jika debit air terus naik, menyelamatkan diri dan harta benda adalah prioritas.
Masalahnya tak berhenti di Aceh Timur. Wilayah tetangga, Aceh Utara, juga dilaporkan kebanjiran. Dan tampaknya, cuaca belum akan membaik dalam waktu dekat. Menurut sejumlah saksi, di beberapa tempat hujan masih turun dengan intensitas yang cukup deras.
Artikel Terkait
Kemacetan Parah Landa Kawasan Lapangan Banteng Imbas Gelaran Lebaran Betawi
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat yang Tak Berdasar Data
Otoproject Ekspansi ke Bekasi dan Serpong dengan Konsep Studio Modern
Jatim Libatkan 7.500 Relawan Santri dan Mahasiswa untuk Percepat Sertifikasi Tanah