Menurut organisasi Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia, respons aparat keamanan terhadap gelombang unjuk rasa ini sudah memakan korban jiwa. Setidaknya 27 pengunjuk rasa dilaporkan tewas, dan yang memilukan, lima di antaranya masih anak-anak di bawah 18 tahun.
Di sisi lain, otoritas Iran juga menyatakan ada anggota pasukan keamanan yang gugur. Salah satunya, seorang polisi yang tewas ditembak pada hari Selasa.
Laporan terbaru yang beredar menyebutkan, angka korban tewas akibat kekerasan sepanjang Selasa kemarin terus bertambah. Setidaknya, total korban jiwa kini mencapai 35 orang. Situasinya masih berkembang, dan banyak yang khawatir angka itu belum akan berhenti di sana.
Artikel Terkait
Salat Jamak: Keringanan Islam dalam Kondisi Tertentu
Gubernur DKI Serukan Pelestarian Budaya Betawi di Tengah Dinamika Jakarta
Adik Bacok Kakak Kandung di Cakung Usai Ditegur Soal Pelecehan
Israel Serang Gaza, Tewaskan 7 Orang Meski Gencatan Senjata Berlaku